Cambodian Youth Potential Artists

Hari ini (30 Nop), setelah sarapan di Java Cafe sambil meeting, aku langsung mengunjungi Reyum Art School, sebuah tempat belajar seni lukis untuk masyarakat yang sangat merakyat.
Undangan ke Reyum sangat dadakan, karena konfirmasi sehari sebelumnya diluar jadwal besar.
Go rock n' roll aja deh, dadakan mah dah biasa.
Apalagi untuk masuk di sekolah-sekolah alternatif kayak begini.
Awalnya aku kebingungan nyari translator, Vannak sedang sedang punya urusan keluarga, lagian dia punya jadwal penerjemahan nanti malam di Sovanna Phum untuk diskusi terakhir. Tapi ternyata Lim Vanchan, direkturnya bukan sembarang orang, selain komunikatif dia juga dapat menangkap dgn jelas apa yang kita diskusikan dengan para siswa nya.
ya, petualangan yang menyenangkan, karena interest para siswanya yang dikumpulkan antara umur 12-20 tahun, begitu polos lugas dan banyak keingin tahuan. Semoga bisa berlanjut acara-acara seperti ini. Now, it's time for lunch and jalan-jalan, sampai nanti malam, pemutaran 'Beth' nya Aria Kusumadewa dan grand diskusi tentang Independent Scene.

3 Comments:
biasanya yang dadakan itu justru penuh kejutan yang menyenangkan :)
Hahaha...lucu...
Gambarmu yang bertuliskan Hi all, am i Khmer?
Aduuuhh I miss the film Indie yaaa ... :( .. kirain tanggal 1 jadwalnya ... dooohhh ... nyesel dech .. :( :(
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home